Laptop Dell Inspiron 1420 warna Putih Sangat2 istimewa
spesifikasi:
-Intel core 2 duo T5750
-ramnya 1gb ddr2
-hdd 250 Gb
-lcd 14,1"
-dolby stereo speaker
-multi touch
-webcam
-wifi
-batere 2-3jam tergantung pemakaian
-Windows 7 32 Bit
-ada slot sim card langsung bisa jadi modem
batre tahan lama gan...
kondisi :
95% mulus kayak
no dead pixel
pokoknya istimewa dan pasti tidak kecewa
kelengkapan :
batre asli
charger asli
blm pernah servis.
harga Rp.2.750.000(nego)
minat? hub: 085726721213
Diutamakan COD gan, daerah semarang salatiga ato boyolali
ketemu cek barang cocok bayar angkut.
(saat ini belum Kirim2)
Status: Sudah Terjual
Portal Informasi Seputar Ungaran, Salatiga, Ambarawa dan Sekitar Kabupaten Semarang
Saturday, August 4, 2012
Penangkal Konten Porno di Pesantren
SALATIGA,- Siapa yang tidak kesal dengan beredarnya situs porno yang dapat merusak generasi bangsa? Adanya teknologi internet memang sangat membatu kemudahan informasi, tetapi dampak negatifnya cukup memprihatinkan terlebih bagi perkembangan akhlak generasi muda.
Namun kini telah ada sistem penangkal konten negatif yang telah dikeluarkan oleh Telekomunikasi Indonesia Tbk. Hal ini dikatakan Afif, perwakilan dari PT Telkom ketika memaparkan tentang pentingnya teknologi internet dalam kegiatan Sarasehan Jurnalistik Ramadan 2012, di Pondok Pesantren Al Falah, Kota Salatiga, Jumat (3/8).
"PT Telkom bekerjasama dengan Asosiasi Warung Internet Indonesia sejak pada tahun lalu telah meluncurkan domain name system Nawala untuk penangkal dampak negatif internet," ujar Afif.
Pihaknya menjelaskan, Domain Name System (DNS) Nawala ini merupakan layanan gratis yang bebas digunakan pengguna internet yang membutuhkan saringan konten negatif dan berbau porno. "DNS Nawala juga akan memblokir situs yang mengandung konten berbahaya, penyesatan, dan sejenisnya," lanjutnya.
Dengan demikian, Afif menambahkan, adanya DNS Nawala, masyarakat dapat merasa aman menggunakan internet. Terlebih bagi orang tua yang selama ini merasa khawatir dengan konten internet yang tidak bersifat positif dan mendidik. "DNS Nawala ini sangat cocok digunakan di lingkungan wanet, sekolah, kampus, rumah, bahkan di hotspot lingkungan pesantren. Sehingga dapat terbentuk komunitas internet berakhal," imbuh Afif.
Cara menggunakan fasilitas DNS Nawala hanya dengan melakukan perubahan konfigurasi IP DNS komputer/server DHCP/modem router/router ke alamat IP 180.131.144.144 (primary) dan 180.131.145.145 (secondary). Bahkan DNS Nawala juga dapat menghemat konsumsi bandwidth hingga 30 persen akibat konten negatif.
Bersama dengan Tim Gerakan Santri Menulis, PT Telkom juga mengkampanyekan penggunaan DNS Nawala ini di sembilan pesantren lain yang tersebar di sejumlah kota/kabupaten di Propinsi Jateng. Di antaranya di Ponpes Moderen Alquran Pekalongan, Ponpes Darur Abror Purbalingga, Ponpes Raudlotul Quran Banyumas, Ponpes Walisongo Sragen dan Ponpes Al Kahfi Kebumen.
Sumber | Suara Merdeka
Namun kini telah ada sistem penangkal konten negatif yang telah dikeluarkan oleh Telekomunikasi Indonesia Tbk. Hal ini dikatakan Afif, perwakilan dari PT Telkom ketika memaparkan tentang pentingnya teknologi internet dalam kegiatan Sarasehan Jurnalistik Ramadan 2012, di Pondok Pesantren Al Falah, Kota Salatiga, Jumat (3/8).
"PT Telkom bekerjasama dengan Asosiasi Warung Internet Indonesia sejak pada tahun lalu telah meluncurkan domain name system Nawala untuk penangkal dampak negatif internet," ujar Afif.
Pihaknya menjelaskan, Domain Name System (DNS) Nawala ini merupakan layanan gratis yang bebas digunakan pengguna internet yang membutuhkan saringan konten negatif dan berbau porno. "DNS Nawala juga akan memblokir situs yang mengandung konten berbahaya, penyesatan, dan sejenisnya," lanjutnya.
Dengan demikian, Afif menambahkan, adanya DNS Nawala, masyarakat dapat merasa aman menggunakan internet. Terlebih bagi orang tua yang selama ini merasa khawatir dengan konten internet yang tidak bersifat positif dan mendidik. "DNS Nawala ini sangat cocok digunakan di lingkungan wanet, sekolah, kampus, rumah, bahkan di hotspot lingkungan pesantren. Sehingga dapat terbentuk komunitas internet berakhal," imbuh Afif.
Cara menggunakan fasilitas DNS Nawala hanya dengan melakukan perubahan konfigurasi IP DNS komputer/server DHCP/modem router/router ke alamat IP 180.131.144.144 (primary) dan 180.131.145.145 (secondary). Bahkan DNS Nawala juga dapat menghemat konsumsi bandwidth hingga 30 persen akibat konten negatif.
Bersama dengan Tim Gerakan Santri Menulis, PT Telkom juga mengkampanyekan penggunaan DNS Nawala ini di sembilan pesantren lain yang tersebar di sejumlah kota/kabupaten di Propinsi Jateng. Di antaranya di Ponpes Moderen Alquran Pekalongan, Ponpes Darur Abror Purbalingga, Ponpes Raudlotul Quran Banyumas, Ponpes Walisongo Sragen dan Ponpes Al Kahfi Kebumen.
Sumber | Suara Merdeka
Bupati Pemkab Semarang Berikan Izin Mobil Dinas untuk Mudik
UNGARAN - Bupati Kabupaten Semarang Mundjirin mengizinkan pejabat menggunakan mobil dinas untuk mudik Idul Fitri 1433 Hijriah. Kebijakan ini diambil untuk memberikan kemudahan serta kelancaran para pejabat dalam merayakan hari besar keagaman di kampung halaman bersama keluarga.
Dikatakan Bupati, meski pihaknya mengizinkan penggunaan mobil dinas untuk mudik Idul Fitri, namun dirinya berharap kepada siapa saja pemegang kendaraan dinas untuk tetap mematuhi ketentuan yang berlaku.
"Tidak ada larangan membawa mobil dinas untuk mudik. Namun, untuk mobil dinas berbahan bakar premium sekarang bahan bakarnya harus pakai pertamax. Ketentuan itu harus ditaati meski mobil tersebut dipakai bukan untuk keperluan dinas," ujar Bupati, Jumat (3/8).
Lebih lanjut pihaknya mengimbau, kepada pejabat yang memakai mobil dinas untuk keperluan mudik agar tetap waspada dan berhati-hati. Pasalnya, semua kerusakan mobil dinas yang dibawa mudik akan menjadi tanggung jawab pemegang kendaraan.
"Pemkab semarang tidak memberikan subsidi biaya perawatan mobil termasuk biaya bahan bakar untuk mudik. Artinya, semua biaya tersebut menjadi tanggung jawab yang membawanya," tegasnya.
Selain mengizinkan membawa mobil dinas untuk mudik, Mundjirin juga tidak melarang pejabat dan staf Pemkab Semarang menerima parsel dari relasi maupun koleganya dengan catatan tidak ada unsur atau muatan tertentu.
"Saya berpesan bilamana ada pejabat yang hendak memberikan parsel atau paket Lebaran, alangkah baiknya diberikan kepada orang yang benar-benar membutuhkan. Sebab mereka lebih membutuhkan dan harus dibantu," tandasnya, sembari berharap momen Idul Fitri tahun ini bisa digunakan untuk mengangkat dan memasarkan produk lokal.
Sumber | Suara Merdeka
Dikatakan Bupati, meski pihaknya mengizinkan penggunaan mobil dinas untuk mudik Idul Fitri, namun dirinya berharap kepada siapa saja pemegang kendaraan dinas untuk tetap mematuhi ketentuan yang berlaku.
"Tidak ada larangan membawa mobil dinas untuk mudik. Namun, untuk mobil dinas berbahan bakar premium sekarang bahan bakarnya harus pakai pertamax. Ketentuan itu harus ditaati meski mobil tersebut dipakai bukan untuk keperluan dinas," ujar Bupati, Jumat (3/8).
Lebih lanjut pihaknya mengimbau, kepada pejabat yang memakai mobil dinas untuk keperluan mudik agar tetap waspada dan berhati-hati. Pasalnya, semua kerusakan mobil dinas yang dibawa mudik akan menjadi tanggung jawab pemegang kendaraan.
"Pemkab semarang tidak memberikan subsidi biaya perawatan mobil termasuk biaya bahan bakar untuk mudik. Artinya, semua biaya tersebut menjadi tanggung jawab yang membawanya," tegasnya.
Selain mengizinkan membawa mobil dinas untuk mudik, Mundjirin juga tidak melarang pejabat dan staf Pemkab Semarang menerima parsel dari relasi maupun koleganya dengan catatan tidak ada unsur atau muatan tertentu.
"Saya berpesan bilamana ada pejabat yang hendak memberikan parsel atau paket Lebaran, alangkah baiknya diberikan kepada orang yang benar-benar membutuhkan. Sebab mereka lebih membutuhkan dan harus dibantu," tandasnya, sembari berharap momen Idul Fitri tahun ini bisa digunakan untuk mengangkat dan memasarkan produk lokal.
Sumber | Suara Merdeka
Friday, August 3, 2012
Warga Bandungan Kab. Semarang, Siaga Hadang FPI
![]() |
| GAPURA LINGKUNGAN: Sejumlah warga Bandungan melintasi gapura lingkungan yang dibangun dengan dana swadaya masyarakat setempat, . (suaramerdeka.com/Ranin Agung) |
Sejumlah hotel dan tempat hiburan tutup lebih awal pukul 21.00. Padahal dalam surat edaran bupati, ketentuan buka pada bulan ramadhan dimulai pukul 20.00 hingga 24.00. Keputusan tutup lebih awal dilakukan sejumlah pengusaha menyusul adanya kabar Front Pembela Islam (FPI) Jateng sedang menggelar rapat di Mapagan Ungaran Barat yang dilanjutkan dengan aksi sweeping tempat hiburan di kawasan Bandungan.
Sejumlah anggota kepolisian juga disiagakan di dua tempat yaitu Bandungan dan Mapagan tempat berlangsungnya rapat FPI. Selain itu sepanjang jalur perlintasan yang akan dilewati disebar polisi berpakaian preman.
Hasil pantauan di lapangan mulai dari kawasan Lemah Abang Bergas hingga ke Bandungan, sejumlah hotel dan tempat hiburan nampak sudah tutup sejak pukul 21.00. Sejumlah warga nampak bergerombol di beberapa tempat terutama di depan hotel, panti mandi uap dan sejumlah karaoke serta di ujung-ujung gang.
“Sengaja kami tutup karena ada informasi FPI sedang rapat di Ungaran dan akan melakukan sweeping tempat hiburan. Informasi dari kepolisian FPI sedang ada kegiatan, dari pada ada gesekan lebih baik di tutup saja. Akhirnya kita tutup. Kita melakukan ini semua untuk menjaga aset kami, tempat kami mencari nafkah agar tidak menjadi sasaran perusakan,” ujar owner karaoke Paradise Bandungan, Jalidin melalui humas, Budi Nugroho, 36.
Lebihlanjut Budi mengatakan bahwa adanya isu tersebut sangat meresahkan masyarakat terutama pengusaha dan karyawan tempat hiburan. Semestinya pemerintah bisa mengambil langkah agar para pengusaha bisa leluasa dalam menjalankan roda bisnisnya. Pasalnya menurut Budi selama ini sejumlah pengusaha telah melakukan kewajibannya termasuk dalam menjalankan surat edaran bupati terkait jam operasional dalam bulan ramadhan.
“Kita sudah mematuhi aturan yang ada, tetapi kenyataannya kita malah dibuat resah oleh isu sweeping ormas. Semestinya ada tindakan dari pemerintah untuk mengatasi permasalahan ini. Percuma saja ada surat edaran tersebut kalau masih seperti ini,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Majelis Syuro FPI Jateng, Habib Ahmad Zaim Alatas mengatakan, dala rapat hanya mengagendakan menyusun kelengkapan pengurus FPI. Dalam rapat tersebut hadir sejumlah tokoh FPI dari Temanggung, Magelang, Sragen dan Pekalongan.
"Tidak ada rencana sweeping. Malam mini kami rapat untuk membahas kelengkapan susunan kepengurusan FPI Jateng. Kami menyayangkan pandangan masyarakat yang mengidentikan FPI dengan kekerasan dan anarkhis. Padahal apa yang dilakukan FPI memiliki dasar kaidah hukum syariat. Berdirinya FPI Jateng juga untuk menegakan syariat,” tandasnya sembari mengatakan rencananya kepengurusan FPI segera dideklarasikan sebelum Muharam di Semarang oleh Habib Rizieq.
Menurut Camat Bandungan, Nanang Septiono, pihaknya sempat melakukan pantauan diwilayahnya dan mendapati ratusan warga berjaga-jaga karena ada isu sweeping dari ormas. “Entah isunya dari mana. Saya himbau warga tetap tenang,” imbuh Nanang.
Sumber | JPNN
Inilah Kerugian Akibat kebakaran Pasar Ambarawa
Ambarawa. Kab Semarang - Hasil pendataan Pemkab Semarang di lapangan pascaperistiwa kebakaran pasar Projo Ambarawa, Sabtu (21/7/2012), sedikitnya jumlah kios yang terbakar 158 buah dan los 956 buah. Pihak kepolisian setempat menyebutkan tidak ada korban jiwa dalm peristiwa itu, namun kerugian material yang ditimbulkan mencapai Rp 1 triliun.
Kepala bidang Pasar dan PKL Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan "Kabupaten Semarang", Yosef Gunawan Wibisono menerangkan, setelah melakukan pendataan di lapangan, pihaknya menemukan ada 124 kios dan 607 los di lantai satu dan 34 kios serta 349 los di lantai dua yang terbakar.
"Total los yang terbakar mencapai 956 petak, untuk sementara area dalam Pasar Projo Ambarawa ditutup. Secepatnya akan kita tentukan lokasi penampungan sementara untuk para pedagang," terangnya.
Sementara itu Kasatreskrim Polres Semarang AKP Agus Puryadi mengatakan, pihaknya berencana menggelar olah TKP hari Minggu (22/7). Pasalnya, hingga Sabtu petang di sejumlah titik masih tampak kepulan asap dan titik api. Guna kepentingan penyidikan, seluruh bangunan pasar yang terbakar kini dipasangi police line.
"Di sejumlah titik masih ada kepulan asap, kami akan menunggu sampai lokasi benar-benar aman sebelum melakukan olah TKP bersama Tim Laboratorium Forensik Polda Jateng," kata Agus.
Dikabarkan, Jumat (20/7/2012) malam si jago merah melahap bangunan pasar Projo Ambarawa. Angin kencang membuat api dengan cepat melahap bangunan dua lantai tersebut.
Untuk memadamkan api, Pemkab Semarang mengerahkan sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dibantu mobil pemadam dari Pemkot Salatiga, PT Apac Inti, dan PT Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) Bawen. Petugas sempat mengalihkan arus lalu lintas jalur utama Semarang-Jogjakarta tersebut melalui jalan lingkar Ambarawa.
Sumber | Kompas
Kepala bidang Pasar dan PKL Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan "Kabupaten Semarang", Yosef Gunawan Wibisono menerangkan, setelah melakukan pendataan di lapangan, pihaknya menemukan ada 124 kios dan 607 los di lantai satu dan 34 kios serta 349 los di lantai dua yang terbakar.
"Total los yang terbakar mencapai 956 petak, untuk sementara area dalam Pasar Projo Ambarawa ditutup. Secepatnya akan kita tentukan lokasi penampungan sementara untuk para pedagang," terangnya.
Sementara itu Kasatreskrim Polres Semarang AKP Agus Puryadi mengatakan, pihaknya berencana menggelar olah TKP hari Minggu (22/7). Pasalnya, hingga Sabtu petang di sejumlah titik masih tampak kepulan asap dan titik api. Guna kepentingan penyidikan, seluruh bangunan pasar yang terbakar kini dipasangi police line.
"Di sejumlah titik masih ada kepulan asap, kami akan menunggu sampai lokasi benar-benar aman sebelum melakukan olah TKP bersama Tim Laboratorium Forensik Polda Jateng," kata Agus.
Dikabarkan, Jumat (20/7/2012) malam si jago merah melahap bangunan pasar Projo Ambarawa. Angin kencang membuat api dengan cepat melahap bangunan dua lantai tersebut.
Untuk memadamkan api, Pemkab Semarang mengerahkan sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran dibantu mobil pemadam dari Pemkot Salatiga, PT Apac Inti, dan PT Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) Bawen. Petugas sempat mengalihkan arus lalu lintas jalur utama Semarang-Jogjakarta tersebut melalui jalan lingkar Ambarawa.
Sumber | Kompas
Thursday, August 2, 2012
Pemkab Semarang: menghemat saat menggunakan mobil dinas
Ungaran. Kab. Semarang - Bupati Semarang melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Anwar Hudaya menghimbau kepada para pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Semarang untuk menghemat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) saat menggunakan mobil dinas.
Himbauan tersebut dikeluarkan menyusul diterapkannya Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pengendalian Penggunaan BBM, Rabu (1/8). "Kami sudah berkoordinasi dengan Asisten II yang membidangi Ekonomi Pembangunan, hasilnya salah satunya membantuk tim pengawas untuk memantau SPBU," terang Anwar.
Menurutnya, sanksi hukum bila melanggar ketentuan memang belum ada. Namun pihaknya akan memilih menerapkan sanksi moral berupa terguran kepada semua PNS yang melakukan pelanggaran. "Sebagai aparatur negara, maka kami meminta PNS untuk taat terhadap aturan dan ketentuan yang ada. Disamping itu kami berharap PNS bisa berhemat dan tidak berpergian menggunakan mobil dinas diluar jam dinas," tegasnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tepatnya pada SPBU 44.50508 yang terletak di Jalan Diponegoro Ungaran diketahui bila hingga Rabu (1/8) sore belum ada mobil dinas yang masuk ke SPBU untuk mengisi BBM. Terlepas dari situasi tersebut, pihak manajemen telah menginstruksikan petugas dan karyawan SPBU untuk menjalankan ketentuan yang berlaku tanpa memihak pada siapa pemegang kendaraan dinas yang mengisi BBM.
"Kami telah melakukan sosialisasi dengan memasang spanduk berisi imbauan penggunaan pertamax untuk kendaraan dinas pemerintahan, TNI, Polri, BUMN, dan BUMD. Spanduk tersebut dipasang di lingkungan SPBU," kata pengawas SPBU, Agus Darmadi.
Sumber | suara merdeka
Himbauan tersebut dikeluarkan menyusul diterapkannya Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pengendalian Penggunaan BBM, Rabu (1/8). "Kami sudah berkoordinasi dengan Asisten II yang membidangi Ekonomi Pembangunan, hasilnya salah satunya membantuk tim pengawas untuk memantau SPBU," terang Anwar.
Menurutnya, sanksi hukum bila melanggar ketentuan memang belum ada. Namun pihaknya akan memilih menerapkan sanksi moral berupa terguran kepada semua PNS yang melakukan pelanggaran. "Sebagai aparatur negara, maka kami meminta PNS untuk taat terhadap aturan dan ketentuan yang ada. Disamping itu kami berharap PNS bisa berhemat dan tidak berpergian menggunakan mobil dinas diluar jam dinas," tegasnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, tepatnya pada SPBU 44.50508 yang terletak di Jalan Diponegoro Ungaran diketahui bila hingga Rabu (1/8) sore belum ada mobil dinas yang masuk ke SPBU untuk mengisi BBM. Terlepas dari situasi tersebut, pihak manajemen telah menginstruksikan petugas dan karyawan SPBU untuk menjalankan ketentuan yang berlaku tanpa memihak pada siapa pemegang kendaraan dinas yang mengisi BBM.
"Kami telah melakukan sosialisasi dengan memasang spanduk berisi imbauan penggunaan pertamax untuk kendaraan dinas pemerintahan, TNI, Polri, BUMN, dan BUMD. Spanduk tersebut dipasang di lingkungan SPBU," kata pengawas SPBU, Agus Darmadi.
Sumber | suara merdeka
Salatiga: Kue Kacang Khas Salatiga
Makanan itu terbuat dari bahan-bahan alami. Karena itu, makanan tersebut aman dan diminati warga. "Bahannya, gula, kacang, garam, dan telur," kata pemilik usaha tersebut kepada reporter Senandung Nacita.
Pemilik usaha itu menjelaskan cara membuatnya, yakni semua bahan dicampur dan diaduk, kecuali telur. "Dimasukkan di tempat pengadukan, kurang lebih 10 menit. Setelah dicetak, diolesi telur, kemudian dimasukkan ke oven selama 10-15 menit," tambahnya.
Dalam sehari, sebanyak 250 kilogram terigu habis untuk pembuatan kue tersebut. Rahasianya? " Bahannya alami, pemanisnya gula, ga pakai gula buatan," ungkapnya.
Selain dipasarkan di wilayah kota salatiga, rumah usaha yang memiliki 23 karyawan itu juga memasarkan produksinya hingga ke Purwodadi, Semarang, Solo, dan kota lainnya di Pulau Jawa, dengan harga Rp 2.500 per kemasan.
Ingin dating ke kota salatiga? Jangan lupa rasakan juga kue kacang khas salatiga
Sumber | Liputan 6
Subscribe to:
Posts (Atom)
Jalur Bawen Ungaran Macet Total, akibat Kecelakaan Karambol
Kab Semarang . Jalur Bawen-Ungaran yang macet total akhirnya bisa dilalui setelah proses perobohan jembatan penyeberangan hampir selesai...
-
Kab Semarang . Jalur Bawen-Ungaran yang macet total akhirnya bisa dilalui setelah proses perobohan jembatan penyeberangan hampir selesai...
-
Dijual Helm Bawaan Vixion 2011 Kondisinya: Masih Utuh belum pernah dipakai sama sekali Warna Merah SIZE M Harga 250ribu (nego) Mi...
-
Benteng Willem II Ungaran sebelum dipugar Benteng Willem II Ungaran , Dulu sebelum dipugar, terlihat mirip dengan gudang tua seperti di...





